Jumat, 06 Agustus 2010

NARUTO CHAPTER 505 "MENGELUARKAN CHAKRA KYUBI"




"ibu.... saya berjanji akan makan ramen lebih mulai dari sekarang... saya akan makan sayuran. saya suka mandi air panas jadi jangan khawatir... dan saya banyak tidur. mungkin terlalu banyak! untuk teman, saya punya cukup banyak dan mereka semua orang yg hebat! saya berharap kau bertemu mereka... meskipun salah satu memberikanku banyak kesedihan akhir2 ini! disekolah... kau.. kau benar soal ini. aku tak pernah menyerah. semua dilalui dengan lancar bersama murid dan guru di akademi.. tapi saya sangat menghormati mereka semua. jiraiya mengajariku tentang 3 keburukan ninja.. dia seperti yg kau ingatkan. tapi tetap dia orang yg besar, dia mengajarkan bagaimana seharusnya hidup sebagai ninja sebenarnya! SAYA UZUMAKI NARUTO, NINJA KONOHA. IMPIANKU MENJADI HOKAGE!DAN MELEBIHI HOKAGE SEBELUMNYA, LEBIH KEREN DARI AYAHKU DAN LEBIH KUAT DARI IBUKU!" tekad naruto setelah mendengar semua penjelasan ibunya.

di alam nyata, naruto yg bersemedi tiba-tiba bersorak "yeah!" yg membuat yamato dan bee heran. "apa yang terjadi, bagaimana jadinya?"tanya yamato. "banyak yg terjadi..." jawab naruto. "hei bagus nak, wajakmu terlihat keren" kata bee.

"bagaimana dengan kyuubi?apa kau sudah bs mengendalikannya?" tanya yamato lagi. "bagus nak, terutama yg itu dan itu..."kata bee. "hehehhe" kata naruto mengerti. "grrrrrrrrrrrrrr naruto! siaaaal! bisakah salah satu dari kalian menjelaskan apa yg terjadi!!! yg ini dan yg itu tak menjelaskan apa2, apa maksud kalian! kalian sengaja ya!!!" kata yamato esmosi gak tau apa2 yg dibicarakan naruto dan bee.

dipenginapan bee guru gai mencak2. "kalian bilang naruto pergi berlatih?! darah muda mengalir deras di tubuhku! bawa saya ke tempat naruto!" teriak guru gai bersemangat. "maaf ini.. ng..." kata ninja konoha. "tak apa-apa" kata motoi.

kembali ke naruto. "cakra kyuubi dipisahkan dari cakraku sendiri, artinya saya tak menggunakannya selalu, lihat kalau aku menggunakannya" kata naruto yg berubah menjadi plasma.dan membuat tiang2 kayu mokuton yamato yg mencegah kyuubi naruto ditumbuhi daun dan dahan. "luar biasa.. penuh dengan energi kehidupan... bahkan teknik kayuku bereaksi denganya" kata yamato.

"heh!" kata naruto tertegu merasakan sesuatu. "ada apa naruto?" kata yamato."kau pikir bisa bersembunyi?" kata naruto pada samehada bee. "kau merasakan cakra orang lain?"tanya yamato melihat sekeliling. "dia mendeteksinya, kita berdua tidak.katakan apa yg kau rasakan"kata bee.

"mustahil!samehada dan aku punya cakra identik, tak mungkin dia mengetahui saya disini!" pikir kisame yg ada dalam samehada. "ini bukan cakra!ini seperti hawa jahat atau sesuatu.. benda itu..." kata naruto menunjuk pedang samehada.

samehada terbang dari punggung bee. "pedangnya!" kata yamato.dari pedang keluar wujud kisame. "sepertinya kau bisa mendeteksi kebencian dan energi negatif lainnya sekarang, tak semua tipe sensor bisa seperti itu.. cakra kyuubi membuat kau mendapatkan kekuatan baru yg menakjubkan" kata kisame.

"kau manusia hiu bajingan dari akatsuki!" kata naruto. "apa? kami yakin sudah memotong lehernya di hutan, ap serangan kami meleset?" tanya bee pada kisame. "saya berubah tempat ketika kita bertarung di dalam bola air... kau dan kakamu mengalahkan kloningku."jelas kisame. "kloning menghilang ketika terbunuh!jangan bercanda kami melihat mayatnya, dan kami mendeteksinya" kata bee. "itu tipe kloning yg unik, makhluk hidup yg bs di kendalikan.. tapi lupakan mari kita lanjutkan ok?" kata kisame.

tiba-tiba naruto muncul di depan kisame dan memukulnya hingga terdorong ke dinding."hah" yamato,kisame dan bee terkejut. "teknik teleportasi dan pukulan tangan kanan. tapi saya hanya melihat kilatan cahaya kuning(yellow flash)"kata bee.

mulut kisame berlumuran darah. "sungguh kecepatan yg menakjubkan..."pikir kisame dan cepat menghindar keluar menuju pintu.naruto masih di dinding, eh ada yg aneh dirasakan naruto. ada yg nyangkut... "oh kakiku tertancap ke dinding batu.... saya berpijak terlalu kuat saya nyangkut" kata naruto berusaha menarik kakinya dari dinding.

"dia belum terbiasa dengan kecepatan level minato hokage 4, bee kejar kisame saya akan menolong naruto." kata yamato. "oke" kata bee mengejar kisame.

sementara di luar, di air terjun gai sudah tiba."disini?" tanya gai. "ya naruto dibalik air terjun ini"jawab motoi. "kenapa kau tak mencoba bersemedi dan melihat dalam dirimu di air terjun ini gai" saran ninja konoha."bodoh! tak ada waktu, saya kesini untuk menyusul naruto!saya kesini sebagai guru yg melindungi muridnya"kata gai esmosi. "heheh jangan marah" kata ninja konoha.

"jangan katakan kau takut mengetahui dalam dirimu sebenarnya" goda ninja konoha lagi. "huauahuahahha saya? takut? tak maslaah" kata gai melompat ke batu di depan air terjun dan bersemedi. "saya hanya bercanda! saya bertaruh dalam dirimu sebenarnya bukan makluk hidup uahuhahuauhuhauha jangan terlalu seius!" teriak ninja konoha terbahak. (ngakak saya pagi2 buta heheheh icon)

gai membuka matanya, ada bayang sesuatu dibalik air terjun. "jujur, sudah lama tak bicara tentang jiwa muda. tak sehat untuk orang tua untuk memaksakan dirinya terlalu kuat" kata bayangan di balik air terjun. guru gai berkeringat. "saya mengerti harus penuh energi dekat lee... tapi tak ada yg mau merasakan semangat jiwa mudamu"kat bayangan itu. "tunjukkan dirimu!"kata gai esmosi. "baiklah... bersiaplah melihat dirimu sendiri" kata bayangan itu.

kisame dengan wujud hancur, perpaduan manusia hiu dan pedang nenas samehada muncul dari balik air terjun! gai sngat illfill melihat wujudnya. "INI WUJUD DALAM DIRI SAYA?!?!?!?! SPERTI SERANGGA ANEH"pikir gai. (ngakak part 2iconwuakakakkaka!). "dia..... monster aneh itu?!?" pikir gai sadar itu si julukan bijuu tanpa ekor. "kau.... diriku!saya akan memukul masa mudamu kembali padamu!" kata gai.

ninja konoha dan motoi terkejut. "gai itu bukan wujud dalam dirimu, hati2" kata motoi. tanpa ba bi bu lagi gai menyerang dengan sikunya LEAF BOULDER BUSTER!. kembali poor kisame terhempas ke dinding(poor kisame...icon). bersamaan bee keluar dari balik air terjun.

"huh?" kata gai menoleh ke belakang.