Jumat, 11 Juni 2010

CEO Mig33: Kami Lebih Baik dari Facebook







CEO Mig33: Kami Lebih Baik dari Facebook



Jakarta - CEO Mig33

Steven Goh, menilai Mig33 yang dibangunnya selama ini lebih baik dari Facebook. Dia bisa bilang begitu setelah melihat komunitas yang ada di Indonesia. Lebih baik dari apa?

Goh memang tak bilang Mig33 lebih baik dari sisi teknis maupun dari sisi jumlah pengguna atau anggota member. Namun ada satu hal yang bisa ia banggakan setelah melihat Mig33rs--sebutan bagi para anggota komunitas mobile chatting tersebut.

"Lihatlah mereka," kata Goh kepada detikNET, sambil menunjuk para Mig33ers yang sedang asyik main futsal. "Kami sangat-sangat berbeda dengan Facebook. Di Facebook, kita tak bisa menemukan rasa kebersamaan seperti ini, meski Facebook telah menjadi bagian dari kehidupan banyak orang saat ini," begitu katanya, di sela acara peluncuran fitur terbaru Mig33 di Planet Futsal Jakarta, Rabu (9/6/2010).


Kebersamaan ditekankan Goh menjadi alasan mengapa Mig33 lebih baik dari situs jejaring besutan Mark Zuckerberg tersebut. Demi merasakan aura kebersamaan itu, Goh pun sampai bela-belain datang langsung ke Indonesia untuk menemui mereka (Mig33ers).

Goh terlihat penuh perhatian saat melayani pertanyaan dan permintaan dari para Mig33ers. Contohnya, saat ada salah satu Mig33ers yang memohon untuk dibuatkan acara gathering dan pertandingan antar komunitas jelang final Piala Dunia 2010 nanti, Goh pun langsung mengabulkannya detik itu juga. Sontak puluhan anggota komunitas Mig33 dari Jakarta menyambutnya dengan tepuk tangan untuk sang CEO.

Sebenarnya, wajar saja jika Goh bersikap demikian. Sebab, dari total 40 juta anggota pengguna Mig33 di seluruh dunia, 44% di antaranya berasal dari Indonesia. Dengan angka member terbanyak sedunia, pantas saja jika Goh sebagai CEO Mig33 sampai bela-belain datang.

Di Facebook, Indonesia juga salah satu pengakses terbanyak. Tercatat hampir 30 juta yang mengakses secara aktif setiap harinya. Jumlah itu menjadikan Indonesia sebagai negara ke-5 di dunia dan pertama di Asia yang penduduknya paling banyak mengakses Facebook.

Tapi kenapa Mark Zuckerberg sampai detik ini belum mau ke Indonesia, ya?

Sumber : detikinet.com